Kegiatan Electrical Logging untuk mengetahui letak (posisi) Akuifer Air Tanah

Electrical Well Logging

Air tanah merupakan sumber daya air baku yang paling banyak digunakan oleh warga masyarakat, baik didesa maupun diperkotaan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Beberapa daerah akuifer dangkal (akuifer bebas) yang dapat dieksploitasi dengan sumur gali tidak dijumpai atau dijumpai sangat terbatas sehingga sumur menjadi kering pada musim kemarau. Dalam kondisi demikian maka dilakukan pengeboran sumur dalam hingga mencapai akuifer dalam (akuifer tertekan) untuk mendapatkan air tanah tersebut. Dalam hal eksploitasi air tanah dengan sumur bor dalam, keadaan menjadi lebih rumit dengan biaya yang lebih mahal dibandingkan dengan pembuatan sumur gali.

Metode pengukuran Electrical Logging sistem potensial dan tahanan jenis (resistivitas) merupakan salah satu metode geofisika yang biasa digunakan untuk melihat potensi penyebaran lapisan tanah atau batuan secara vertikal yang merupakan lapisan pembawa air tanah (akuifer) atau bukan lapisan pembawa air. Pengukuran dengan Electrical Logging dimungkinkan karena lapisan batuan yang terisi oleh air mudah mengalirkan arus listrik atau bersifat konduktif dan mempunyai nilai potensial yang dialirkan (Ilyas, 2009).

Berikut ini yang merupakan Electrical Logging yaitu :
– Log Resistivitas
Adalah suatu alat yang dapat mengukur tahanan batuan formasi beserta isinya. Tahanan ini tergantung pada porositas efektif, salinitas air, formasi dan banyaknya hidrokarbon dalam pori-pori batuan (Harsono, 1997).

Setiap material jika diberikan arus listrik akan mempunyai tahanan yang berbeda-beda. Suatu batuan memiliki jenis batuan yang berbanding terbalik dengan daya penghantarnya. Dalam hal ini, jika suatu batuan memiliki tahanan jenis besar maka batuan tersebut mempunyai daya hantar yang kecil begitupun sebaliknya, sehingga kita dapat mengetahui kandungan fluida yang berada didalam batuan tersebut. Tahanan jenis batuan berbanding terbalik dengan daya hantarnya (konduktivitasnya), jika tahanan jenis batuannya besar maka batuan tersebut yang kecil (Munadi, 2001).

– Log SP (Spontaneous Potential)
Adalah rekaman perbedaan potensial listrik antara elektroda dipermukaan dengan elektroda yang terdapat di lubang bor yang bergerak naik dan turun. Supaya SP dapat berfungsi maka lubang harus diisi oleh lumpur konduktif (Haryoko, 2003).

Pengukuran di mulai dari dasar lubang bor hingga kepermukaan tanah. Pengukuran dilakukan pada tiap meter hingga mencapai permukaan tanah. Tiap meter akan diukur nilai potensial dan resistivitasnya, baik itu Short Resistivity maupun Long Resistivity sehingga didapatkan informasi tentang nilai resistivitas dan potensial lapisan tiap meter. Nilai potensial dan resistivitas baik itu short resistivity maupun long resistivity yang didapatkan dari pengukuran dicatat pada tabel catatan lapangan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Setelah itu dianalisis, maka didapatkan nilai resistivitas dan potensial dari dasar sumur hingga ke permukaan tanah (Darwis, 2010).

Data-data yang diperoleh dari pengukuran Electrical Logging Geofisika di lapangan berupa nilai resistivitas dan potensial pada kedalaman titik pengamatan. Data-data tersebut selanjutnya diolah di komputer yang hasilnya berupa kurva hubungan antara nilai resistivitas dengan kedalaman. Kurva ini yang akan dianalisis dan diinterprestasi untuk mendapatkan informasi mengenai litologi dari nilai resistivitas dan potensial lapisan dikorelasikan dengan kondisi cutting hasil pengeboran pada sumur untuk menghasilkan data analisis yang lebih akurat.
 
Kontak Kami
089 8787 5595
089 8787 5595
089 8787 5595
rizqisumurbor@gmail.com

 

Facebook
Register